Playing via Spotify Playing via YouTube
Skip to YouTube video

Loading player…

Scrobble from Spotify?

Connect your Spotify account to your Last.fm account and scrobble everything you listen to, from any Spotify app on any device or platform.

Connect to Spotify

Dismiss

A new version of Last.fm is available, to keep everything running smoothly, please reload the site.

Nostalgia - Lyrics

Berawal dari bully
Kilas balik saat mereka anggap aku kuli
Aku diam tak melawan bukan karena aku tuli
Percayakan karma karena tuhan itu juri

Ku di duri, darah berceceran mereka menang
Jatuhkanku itu yang membuat mereka senang
Ini kisah dimana ku jauh dari zona tenang
Saat mereka teduh aku hidup dalam gersang

Kan ku kenang, saat ku di perang
Masa-masa gelap saat aku cari terang
Ku hanya memeluk lutut saat ku kian diserang
Saat mereka teduh aku hidup dalam gersang

Kekuranganku sijadikan jenaka
Melangkah sedikitpun ku bisa celaka
Bila ku dendam hanya malapetaka
Bait satir ini bukan hanya fiktif belaka

Biar ini mengangkasa
Karena mungkin mereka lupa
Kala ku di balut mereka dengan luka
Cerita ini abadi meski sudah purba
Dengan bait ini aku akan menunjukkan murka

Buat aku menderita
Perih ini tumbuh besar mereplika
Marah ini beretika
Bila ini pahit semoga mereka menerima

Ku nostalgia, Ku nostalgia
(Kala aku tak berdaya)
Ku nostalgia, Ku nostalgia
(Kala ku dalam bahaya)
Ku nostalgia, Ku nostalgia
(Kala ku cari cahaya)
Ku nostalgia, Ku nostalgia

Tak ada tempat bersembunyi
Celotehan mereka tajam semacam jeruji
Kala itu ku berpikir mungkin tuhan kian menguji
Maka aku balas mereka dengan berbudi

Mereka hina aku dengan kata tabu
Mereka terus cambuk aku macam babu
Aku adalah sasaran yang mereka candu
Tidak gundah lagi bila raga menghabis

Kala itu aku hidup bagai kunyah kaca
Namun aku yakin bahwa akhir punya masa
Tetap ku jalani meski dengan gundah rasa
Biar kala itu aku umbar pasrah

Ku disakiti jeritan
Ragaku memudar kian menjadi serpihan
Darahku mengerak sudah lama tak aku bersihkan
Luka semakin parah semacam kena percikan

Ini 4 baris akhir
Kini aku sudah melewati tabir
Mungkin ini sudah jadi takdir
Kini aku sudah tidak lagi jadi martir

Ku nostalgian, Ku nostalgia
(Kala aku tak berdaya)
Ku nostalgian, Ku nostalgia
(Kala ku dalam bahaya)
Ku nostalgia, Ku nostalgia
(Kala ku cari cahaya)
Ku nostalgia, Ku nostalgia

Don't want to see ads? Subscribe now

API Calls