Discover New Music

Last.fm is a music discovery service that gives you personalised recommendations based on the music you play.

Start your Last.fm profile Close window

Mus Mulyadi

Tags

Everyone’s tags

More tags

Biography

Surabaya, 1969-now

Mus Mulyadi is a famous Indonesian Kroncong and Pop Jawa singer.
He sang in bahasa indonesia and also in javanese language. He also has
influenced many javanese pop-jawa singers in Surinam (SA).
He got the Alias as “Buaya Keroncong” because his role as a caliber keroncong singer. Some of his single hits such us, “Kota Solo”, “Dinda Bestari”, “Telomoyo”, and “Jembatan Merah”. He ever became a member of band name Favourite Band. His wife also singer, Helen+Sparingga, and his brother Mus+Mujiono also known as pop and jazz singerin the midle of 1980.

Biography -in bahasa

Sebelum terjun sebagai penyanyi, ia terlebih dulu menjadi pelatih band Irama Puspita yang kemudian berubah menjadi nama Dara Puspita. Mus kemudian mendirikan grup band Arista Birawa pada tahun 1964. Ia pemegang bas dan merangkap sebagai vokalis bersama Sonata Tanjung. Bersama Arista Birawa, Mus Mulyadi menelurkan satu album yang diproduksi PT Demita Record pada tahun 1965.

Bersama tiga rekannya, mereka meninggalkan Surabaya dan nekat mengadu nasib ke Singapura pada tahun 1967. Setelah sempat menjadi pengangguran, Mus belajar menciptakan lagu dan muncullah lagu “Sedetik Dibelai Kasih”, “Jumpa dan Bahagia”, hingga terkumpullah 10 lagu. Ia kemudian menawarkan karya-karyanya itu kepada Live Recording Jurong tahun 1969. Di Singapura, Mus berhasil mendapatkan uang 2.800 dollar Singapura untuk dua LP (piringan hitam).

Top Albums

Listening Trend

494listeners all time
4,270scrobbles all time
Recent listeners trend:

Start scrobbling and track your listening history

Last.fm users scrobble the music they play in iTunes, Spotify, Rdio and over 200 other music players.

Create a Last.fm profile

Shoutbox

Leave a comment. Log in to Last.fm or sign up.

Top Listeners